Hitung Terjadinya Ovulasi, Atasi Nyeri Haid Segera Saat Timbul

Wuhan Blog - Satu dari tiga wanita merasakan nyeri haid saat sel telurd ilepaskan dari indung telur mereka. Proses ovulasi ini memicu nyeri atau pegal di satu sisi perut bagian bawah. Nyeri ini biasanya ringan, tidak berbahaya, dan berlangsung beberapa jam. Namun bagi sebagian orang, nyeri ovulasi bisa berlangsung hingga beberapa hari lamanya. Yaitu terjadi beberapa minggu sebelum menstruasi, atau tepatnya sekitar 10 hingga 16 hari sebelum dimulainya menstruasi.

Nyeri Haid
Ilustrasi Nyeri Haid
Untuk memprediksi terjadinya nyeri ovulasi bisa dengan menggunakan aplikasi haid, yang bahkan telah dilengkapi fitur yang bisa berfungsi sebagai kalkulator haid berikutnya. Untuk menemukan hari seseorang mengalami ovulasi juga bisa dengan menggunakan ultrasound atau USG.

Ada beberapa cara mengatasi nyeri haid akibat proses ovulasi ini, yaitu dengan mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit, melakukan kompres panas atau mandi air hangat, atau dengan memberikan obat-obatan hormone untuk menghentikan ovulasi terutama ketika metode lain tidak berhasil dan rasa nyerinya sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Nyeri ovulasi timbul akibat ketegangan folikel yang tumbuh di ovarium, dan responin flamasi yang ditimbulkan oleh ketegangan tersebut. Folikel sendiri merupakan kantung yang mengandung telur Anda. Kantung tersebut biasanya tumbuh dengan diameter sekitar dua sentimeter sebelum dilepaskan ke tuba falopi.  Prostaglan din, senyawa inflamasi yang juga terlibat dalam menstruasi, diproduksi ketika otot ovarium berkontraksi di sekitar folikel yang tumbuh, yang kemungkinan menyebabkan rasa sakit.

Nyeri ovulasi paling sering dialami oleh wanita berusia kurang dari 30 tahun. Nyeri ovulasi biasanya dirasakan pada sisi ovarium yang melepaskan sel telur. Namun, sekitar setengah dari wanita, ovulasi bergantian antara ovarium kiri dan kanan. Nyeri ovulasi kebanyakan dirasakan selama 6 atau hingga 12 jam lamanya.  

Perlu anda ketahui, nyeri menstruasi tak hanya berupa nyeri ovulasi, namun ada nyeri jenis lainnya yang memiliki gejala yang mirip, yang diantaranya seperti apendisitis, kehamilan ektopik, atau komplikasi kista ovarium. Akan tetapi, rasa nyerinya cenderung lebih parah dan tidak terduga disbanding nyeri ovulasi. Jika sekiranya anda mengalami nyeri jenis-jenis tersebut, segera periksakan diri kedokter, karena kondisi ini memerlukan perawatan medis segera.

0 komentar:

Copyright © 2013 Wuhan Blog