Kelebihan dan Kelemahan Over Kredit Rumah Di Hadapan Notaris

Wuhan Blog - Anda sudah punya rumah, dan rumah tersebut masih dalam proses KPR. Tetapi anda sudah bosan itu rumah, anda ingin menjualnya?? Bagi anda yang ingin menjual rumah yang masih dalam proses KPR, pasti bertanya-tanya bagaimana sih tata cara over kredit di hadapan Notaris. Apakah memakan waktu lama dan juga mengeluarkan biaya mahal??. Tentu saja semua bisa dilakukan jikalau kita mau sabar.

Over Kredit Rumah
Ilustrasi
Bagi anda yang tidak tahu dengan tata cara  over kredit rumah, jangan sekali-kali anda mencobanya. Karena over kredit rumah harus dengan pemikiran yang matang dan tahu tata caranya bukan asal-asalan. berikut ini adalah rangkuman mengenai tata cara over kredit rumah di hadapan Notaris. Daripada kebanyakan ngobrolnya, alangka baiknya kita langsung ke pembahasan saja. Silahkan disimak!

Tata cara pengajuan over kredit rumah melalui notaris
  • Kedua belah pihak antara penjual dan pembeli datang bersama sembari memabawa kelengkapan berkas administrasi ke notaris. 
  • Kemudian, notaris membuatkan akta jual beli yang berupa pengalihan hak atas tanah dan bangunan kepada pihak pembeli. Selain itu juga dibuatkan surat kuasa untuk melunasi sisa angsuran dan pengambilan sertifikat rumah.
  • Si penjual menandatangani surat pemberitahuan untuk bank mengenai peralihan hak atas tanah dan bangunan yang dimaksud. Surat tersebut berisi bahwa sejak pengalihan ini walaupun cicilan dan sertifikat masih atas nama penjual. Tapi, karena haknya sudah beralih sesuai dengan kesepakatan. Maka, penjual tidak berhak lagi untuk melunasi serta mengambil sertifikat asli di bank.
  • Selanjutnya, masing-masing pihah mempunyai salinan atas akta-akta yang dibuat. Kemudian, penjual dan pembeli bersama-sama mengabarkan ke pihak bank atas salinan akta-akta pada poin 2 dan tentang surat pemberitahuan pada poin 3.


Kelebihan 
  • Prosesnya dan transaksi over kredit rumah lebih cepat dan mudah.
  • Biaya nya relatif murah, dibandingkan melakukan over kredit rumah via bank.

Kelemahan
  • Sertifikat rumah yang di over kredit rumah masih atas nama si penjual dan tentunya masih menjadi jaminan di bank
  • Pembeli over kredit rumah mengangsur cicilannya yang masih atas nama penjual.
  • Apabila proses pengalihan over kredit rumah tidak diketahui dengan jelas oleh pihak bank. Dan tidak ada bukti otentik, maka sewaktu-waktu pembeli bisa melunasi cicilan rumah itu sendiri dan mengambil sertifikat rumah. Oleh Sebab itu, wajib hukumnya untuk memberikan informasi dengan salinan surat kuasa dan pemberitahuan kepada pihak bank selaku pemilik jaminan.


Sudah jelaskan bagaimana tata cara dan kelebihan maupun kekurangan over kredit rumah melalui notaris? Pikirkan secara bijak ya!

0 komentar:

Copyright © 2013 Wuhan Blog